Bait-bait cinta dalam puisi Rumi ditujukan kepada Allah SWT, Sang Maha Cinta. Dalam sebuah puisi Rumi menuliskan: Karena cinta pahit berubah menjadi manis, karena cinta tembaga berubah menjadi emas. Karena cinta ampas berubah menjadi sari, karena cinta pedih menjadi obat. Karena cinta kematian berubah jadi kehidupan, karena cinta raja berubah
Sebelum kamu dapat menerima cinta itu, kamu harus mengakui apa yang benar. Dalam mengatakan kemarahan, kamu benar-benar merasakan, kehilangan kekuatan atasmu, yang mengizinkanmu untuk sembuh. "Aku mengatakan kepada Tuhan bahwa aku menyesal dan Dia memaafkan aku. Kebenaran tentang kemarahanku akhirnya membebaskan aku. *** Solo, Selasa, 19 Mei
Puisi itu juga memperlihatkan cinta ilahi melampaui rasa sakit. Di satu pihak ia “pedih” yang harus diterima secara lapang dada, sementara di pihak lain memberikan kenikmatan. Cinta ilahi antara hamba kepada Tuhan seakan-akan paradoksal bila dipandang dari sudut pandang kasatmata.
Panjang puisi minimal 3 Bait. Kadang kita hidup setiap hari tanpa melihat kebaikan Tuhan yang selalu datang pada kita. Puisi Bersyukur. Puisi tentang alam semesta tentunya akan kami berikan untuk mendongkrak rasa syukur kepada Allah akan ciptaan alam yang indah ini. Bersyukur Kepada Allah Dengan Segenap Hati Source: pt.slideshare.net.
Vay Tiền Trả Góp Theo Tháng Chỉ Cần Cmnd.
puisi cinta kepada tuhan